Temanggung itu Kota Sejuk Lho !

Temanggung adalah sebuah kota kecil di bagian tengah Provinsi Jawa Tengah. Kota ini adalah tempat dimana saya lahir dan tinggal hingga saya lulus sebuah madrasah setingkat SMP. Setelah itu, orang tua menyapih saya untuk merantau ke kota lain.

Hingga saat ini, kedua orang tua saya dan keluarga besar lainnya masih banyak yang bertempat tinggal disini, karena itu jalinan batin saya dengan kota ini sangat kuat.

Setiap tahunnya, lebih dari sekali, saya selalu menyempatkan diri pulang kampung. Lebaran adalah saat saya dan keluarga selalu mewajibkan diri untuk mudik ke kota yang terletak di antara gunung Sumbing dan Sindoro.

Gunung Sumbing

Gunung Sindoro

Anak-anak mempunyai kenangan manis dan sejuta cerita tentang kota ini. Hawanya yang sangat sejuk, pemandangannya yang hijau dan indah, naik dokar keliling kota, berbagai hidangan khas daerah yang selalu membangkitkan selera makan, sawah milik kakeknya yang ijo royo-royo, keluarga besar yang ramah dan selalu guyup dan lain sebagainya.

Andong Temanggung

Kota ini termasuk daerah penghasil tembakau terbaik di Indonesia. Pabrik-pabrik rokok besar di Indonesia mempunyai gudang-gudang tembakau di sini.

Petani tembakau Temanggung (Republika)

Ya, tembakau adalah salah satu penggerak utama ekonomi kota ini. Jika harganya membaik, berbagai kegiatan di kota ini akan semarak. Pertandingan sepak bola, pasar malam, dangdut, wayang dan lain-lain akan digelar dimana-mana. Sebaliknya, jika harganya jeblok, penduduk kota ini banyak yang akan menjerit, mereka banyak yang terlilit hutang untuk membiayai tanaman tembakau yang sangat tinggi, bahkan ada di antaranya yang sampai bunuh diri.

Sejumlah warga sedang menjemur tembakau (ANTARA/Anis Efizudin)

Setiap bulan Juli hingga Oktober, jika Anda melewati kota ini, pinggir-pinggir jalan di wilayah kota ini akan dipenuhi dengan hamparan tembakau rajangan yang dijemur di atas ”rigen” persegi panjang yang terbuat dari bambu.Mereka akan memanfaatkan setiap jengkal tanah yang kosong di wilayah ini untuk menjemur tembakau.

Selama bertahun-tahun, kota ini selalu sejuk dan adem ayem. Kalau ada sedikit keanehan, biasanya selalu melibatkan orang luar. Hal seperti ini pernah terjadi, ketika beberapa tahun lalu tim Densus 88 menyerbu sebuah rumah di sebuah wilayah kota ini yang dijadikan tempat singgah orang yang diduga sebagai teroris.

Kemarin (08/02/2011), saya mendengar kabar, kota ini agak membara. Ribuan orang mengamuk dan melakukan perusakan terhadap berbagai bangunan kantor pemerintah, kendaraan dinas dan juga tempat ibadah. Ini terjadi setelah mereka merasa tidak puas dengan putusan hukuman yang dijatuhkan pengadilan atas terdakwa yang dianggap melakukan perbuatan penistaan agama.

Ada apa dengan Temanggung, adakah kesejukan telah pergi meninggalkannya, seiring dengan semakin gundulnya lereng Sumbing dan Sindoro ? Padahal selama ini saya cukup bangga dengan kesejukannya dan itulah yang terus menjadi kerinduan saya. Kalau kesejukan kota ini telah hilang, kemana lagi saya harus mencarinya ?

Iklan

1 Response so far »

  1. 1

    danny s said,

    Salam Kenal mas. Maaf, ini baru saya kunjungi blog anda. Bener..Temanggung kota sejuk yang selalu bikin kangen. Walau saya bukan dari Temanggung, tapi jelas saya sangat nikmati kesejukannya. Isteri saya asal Temanggung. Tiap tahun selalu pulang Temanggung. Makanannya juga enak-enak…Sukses untuk anda…!


Comment RSS · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: