Hadiah Kompetisi Blog Pesona Sumsel Telah Saya Terima

Tanggal 15 Mei 2012, sekitar jam 15.10, Mbak Indah dari Panitia Kompetisi Blog Pesona Sumsel menelpon saya dan menanyakan apakah saya bisa datang ke Palembang untuk menghadiri pengumuman hasil kompetisi tersebut dan sekaligus penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba.

Saat itu saya hanya bisa mengucapkan terima kasih atas undangan tersebut dan meminta maaf tidak bisa datang. Saya akan melihat pengumumannya di web saja.

Pada hari sebelumnya sebenarnya saya juga menerima telepon dengan nomor Palembang. Ketika itu saya sedang shalat dan ponsel saya tinggal di meja saya. Ketika saya call balik, bahkan sampai beberapa kali, ternyata saya tidak bisa menghubungi nomor tersebut.

Jika saja saya menerima pemberitahuan itu sehari sebelumnya, mungkin saya mempertimbangkan untuk datang ke Palembang. Tetapi kalau mendadak tentu saja tidak bisa. Jakarta-Palembang bukan tempat yang dekat, hehe..

Baca entri selengkapnya »

Komentar (1) »

Tiga Tahun di Palembang, Kenangan Tak Terlupakan

Berat hati pergi ke Palembang

Saya adalah karyawan sebuah BUMN yang diikat dengan sebuah kontrak kerja bahwa saya sanggup ditempatkan dimana saja di seluruh wilayah Indonesia. Pada tahun 2001 saya menerima surat keputusan (SK) pindah tugas ke Palembang. Ketika pertama kali mendengar berita kepindahan tersebut, terus terang saya kaget dan agak berat menerimanya.

Saya merasa agak berat menerimanya karena selama ini cerita yang saya dengar tentang Palembang lebih banyak sisi negatifnya daripada positifnya. Tentang orang-orangnya yang keras, temperamental dan hanya mau menang sendiri, banyaknya premanisme dan keadaan kota yang kurang aman, fasilitas air, listrik dan jalan yang jelek serta berbagai cerita buruk lainnya.

Baca entri selengkapnya »

Komentar (6) »

Kuliner “Menyeramkan” Khas Temanggung

Indonesia mempunyai kekayaan kuliner luar biasa.  Masing-masing daerah mempunyai kuliner khas yang tidak dipunyai daerah lain. Palembang misalnya terkenal dengan Pempek, Padang dengan Rendang, Yogyakarta dengan Gudeg dan lain-lain.

Temanggung, kampung asal saya, juga mempunyai banyak kuliner yang khas. Yang lebih unik, nama kuliner yang ada di daerah ini kadang juga aneh-aneh dan terkesan “menyeramkan”, bahkan kalau kita hanya mendengar namanya, kita pasti tidak akan pernah mengira bahwa nama-nama tersebut adalah nama makanan.

Sayang beberapa diantaranya saat ini sudah agak susah dicari di Temanggung. Setiap kali saya pulang kampung dan mencarinya saya hampir tak pernah mendapatkannya. Yang bisa saya jumpai saat ini adalah berbagai jenis kuliner yang juga saya bisa temui di tempat lain.

Padahal kuliner asli Temanggung dijamin enak, murah, halal, bergizi serta aman bagi penderita berbagai penyakit yang banyak menjangkiti orang-orang kota seperti kolestrol, asam urat, darah tinggi, jantung dan lain sebagainya. Beberapa kuliner tersebut sebagian akan saya tulis di bawah ini.

Baca entri selengkapnya »

Komentar bertahan »

Pengalaman Menjadi Saksi di Kejagung

Pada bulan Juli 2008, saya mendapat surat panggilan dari Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk diperiksa sebagai saksi berkaitan dengan tuduhan kasus korupsi di perusahaan tempat saya bekerja. Saat itu kebetulan saya bertugas di bagian keuangan, sehingga saya dianggap tahu persis arus keluar masuk uang perusahaan. Karena kasus ini dianggap “penting”, maka pemeriksaannya langsung ditangani Kejagung, bukan kejaksaan tinggi atau kejaksaan negeri.

Gedung Bundar Kejagung (gambar : tribunnews.com/Dany Permana)

Baca entri selengkapnya »

Komentar (1) »

Dua Bulan Hidup Tanpa Gadget

Awal Nopember 2008, saya bersama beberapa teman berangkat ke India untuk mengikuti sebuah kegiatan keagamaan selama dua bulan penuh.

Sebenarnya tidak ada pengumuman resmi yang secara khusus melarang para peserta membawa ponsel, kamera, laptop atau gadget lain selama mengikuti kegiatan tersebut. Hanya ada anjuran agar dapat lebih berkonsentrasi mengikuti berbagai program maka sebaiknya  para peserta tidak membawa barang-barang semacam itu. Saya memilih mengikuti anjuran ini, sementara beberapa teman terlihat masih ada yang membawa gadget.

Gambar : www.galericerpen-flp.blogspot.com

Begitu memutuskan berangkat, di samping meninggalkan istri dan anak, saya juga meninggalkan ponsel, kamera dan laptop yang biasanya saya tenteng ke mana-mana. Selama di India, saya juga sama sekali tidak menyentuh barang-barang semacam itu. Praktis selama itu saya putus hubungan dengan segala sesuatu di luar kegiatan saya. Baca entri selengkapnya »

Komentar bertahan »

Semarak Lebaran & Pabrik Tahu Lik Suprih

Kampung saya, Desa Manggong,  Kecamatan Ngadirejo, adalah salah satu sentra penghasil tahu terbaik di Kabupaten Temanggung. Industri  tahu di desa yang terletak di lereng Gunung Sindoro tersebut usianya sudah lebih dari setengah abad.

Pabrik tahu Lik Suprih

Komentar bertahan »

Mengukur Kadar Nasionalisme Ancol

Keberadaan Taman Impian Jaya Ancol, atau yang lebih dikenal dengan nickname-nya Ancol, sebagai sebuah kawasan wisata terpadu telah mendapat pengakuan dari masyarakat luas, baik dari dalam maupun luar negeri.

Ancol yang terus berbenah

Dengan tiga theme park unggulannya yaitu Dunia Fantasi, Gelanggang Samudra dan Atlantis Water Adventure, serta wisata kuliner, seni budaya, edutainment dan entertainment outdoor venue tepi pantai dalam kota Jakarta, Ancol terus berpacu dan berbenah diri. Dengan fasilitas rekreasi yang tidak kalah dengan kawasan wisata terkenal dunia lainnya, Ancol telah menjadi salah satu destinasi utama wisata di Jakarta, bahkan di Indonesia. Baca entri selengkapnya »

Komentar (1) »

Magnet Jakarta Fair 2011

Meski sudah lebih dari 5 tahun saya tinggal di Depok dan hampir setiap hari menjejakkan kaki di Jakarta untuk urusan mencari sesuap nasi, selama ini saya belum pernah mengunjungi Jakarta Fair atau sebutan populernya PRJ (Pekan Raya Jakarta). Padahal PRJ konon merupakan arena pameran dagang terbesar di Asia Tenggara dan nomor 2 di dunia, hanya kalah dari Sanghai Expo di China.

JI Expo Arena Pekan Raya Jakarta

Baca entri selengkapnya »

Komentar bertahan »

Rokok dan Kehidupan Petani Tembakau

Saya bukan seorang perokok, tetapi saya mempunyai hubungan batin yang sangat dekat dengan rokok. Setiap kali melihat orang merokok, ingatan saya langsung terseret pada kehidupan para petani tembakau di kampung saya, Temanggung, Jawa Tengah.

Saya mempunyai banyak keluarga, termasuk bapak, yang kehidupannya tidak bisa dilepaskan dari tembakau. Pagi, siang dan malam yang diurus tembakau.

Temanggung, kota yang terletak di lereng gunung Sumbing dan Sindoro, adalah penghasil tembakau terbaik untuk industri rokok di Indonesia. Bahan inti dari semua rokok kretek di Indonesia adalah tembakau dari daerah ini. Baca entri selengkapnya »

Komentar (1) »

Mungkinkah Hukum Merokok Kretek Menjadi Wajib ?

Perdebatan Hukum Rokok

Hukum rokok, termasuk rokok kretek, dalam pandangan agama (baca Islam) masih menjadi perdebatan  panas di kalangan ulama. Sebagian ada yang mengharamkan secara mutlak, sebagian lagi ada yang menghukumi makruh. Baca entri selengkapnya »

Komentar (2) »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.